KASIH IBU
Kasih ibu
umpama cahaya menerang kegelapan
Kasih ibu
umpama cahaya menerang kegelapan
Tanpa cahaya
gelaplah hamba
Tanpa ibu
siapalah hamba
Teraba - raba mencari - cari
Mengerti dalam kekeliruan
Mengetahui dalam kealpaan
Memahami dalam kedaifan
Kasih ibu
umpama gigitan semut
Sakitnya hanya sementara
Tatkala dimarah dan dihukum
Tapi jika dibiar lama
Tika kenangan terimbau
Tergaru - garu
Semakin sedap serasa
Semakin manis seadanya
Kasih ibu
umpama karang di dasar lautan
Biar beribu tahun lamanya
Tetap kukuh seteguh dirimu
Walau dilanda ombak gelora
Segagah hatimu kasih tak padam
Demi hamba kau setia menanti
Hingga usiamu dipanggang sepi
Kasih ibu
umpama kulit membalut isi
Rela terguris dihiris duri
Rela kematu diselaput kulat
Rela berkedut dimakan hari
Rela diluka ditusuk serangga
Demi hamba kau sedia melindungi
Hingga menjadi ranum semanis usia
Untuk dijamu manusia jelata
Bahagianya hamba kerana ibu
Serasa ingin hamba membalas semuanya
Membina istana dari emas permata
Tapi hamba tak punya apa
Hanya kasih dapat kuselit
Menceriakan harimu yang kian malap
Menghiburkan sepimu yang kian suram
Agar kau sejahtera hingga ke akhirnya...
-uhkama '96-
gelaplah hamba
Tanpa ibu
siapalah hamba
Teraba - raba mencari - cari
Mengerti dalam kekeliruan
Mengetahui dalam kealpaan
Memahami dalam kedaifan
Kasih ibu
umpama gigitan semut
Sakitnya hanya sementara
Tatkala dimarah dan dihukum
Tapi jika dibiar lama
Tika kenangan terimbau
Tergaru - garu
Semakin sedap serasa
Semakin manis seadanya
Kasih ibu
umpama karang di dasar lautan
Biar beribu tahun lamanya
Tetap kukuh seteguh dirimu
Walau dilanda ombak gelora
Segagah hatimu kasih tak padam
Demi hamba kau setia menanti
Hingga usiamu dipanggang sepi
Kasih ibu
umpama kulit membalut isi
Rela terguris dihiris duri
Rela kematu diselaput kulat
Rela berkedut dimakan hari
Rela diluka ditusuk serangga
Demi hamba kau sedia melindungi
Hingga menjadi ranum semanis usia
Untuk dijamu manusia jelata
Bahagianya hamba kerana ibu
Serasa ingin hamba membalas semuanya
Membina istana dari emas permata
Tapi hamba tak punya apa
Hanya kasih dapat kuselit
Menceriakan harimu yang kian malap
Menghiburkan sepimu yang kian suram
Agar kau sejahtera hingga ke akhirnya...
-uhkama '96-
*salah satu ilham yang hadir, sewaktu harijadi mak yang ke-51, ayah baru saja meninggal dunia dan aku di Skudai, masih dalam tahun 2... aku terharu bila mak cakap, dia menitiskan air mata bila mendapat puisi ini... namun hari ini, aku masih lagi tak mampu membalas pengorbanan mak... dan masih jugak melawan cakap mak...
Ampunkan adik, mak.. sebab slalu mengasarimu..
No comments:
Post a Comment